Welcome....

Selamat datang teman-teman. Saya Paulus yang biasa dipanggil PaO. Saya rindu sekali untuk membuat artikel. Disinilah saya menuangkan semua hasil pemikiran. Saya beri judul pada Blog ini, Reflection Results. Ini semua hasil pemikiran, ide, refleksi dari saya sendiri. Apabila ada kata-kata atau kalimat dari orang lain, saya berikan footnote atau resensi tulisan. Saya yakin anda mendapat pelajaran yang baik pada saat anda membacanya. Bila teman-teman sedang ada waktu, boleh sekalian dikasih komentarnya dalam setiap artikel yang dibaca. Bila ada yang tidak setuju juga tidak masalah :D all praise to Jesus! praise for ever!!

Selamat Membaca. Tuhan Yesus Kristus Memberkati.

Penulis : Pdp. Paulus Igunata Sutedjo, S.Th.

Labels

Wednesday, December 1, 2010

PERBEDAAN AGAMA KRISTEN DENGAN BIDAT KRISTEN (Gerakan Mormon, Saksi Yehova & Children of God)




Pengertian Kata Bidat

Kata “BIDAT” berasal dari kata Arab yang mempunyai pengertian, Suatu ajaran atau aliran yang menyimpang dari ajaran resmi. Menurut DR. H. Berkhof dan DR. I.H. Enklaar, “Bidat ditinjau dari sudut Historis adalah persekutuan Kristen (yang kecil) yang dengan sengaja memisahkan diri dari Gereja besar dan ajarannya menekankan Iman Kristen secara berat sebelah, sehingga teologianya dan praktek kesalehannya pada umumnya membengkokkan kebenaran injil.[1]

Bid’at, bid’ah adalah sesuatu yang ditambahkan kepada apa yang tidak terdapat di dalam ketentuan-ketentuan yang sudah digariskan. Bida’ah adalah ajaran yang menyalahi ajaran yang benar. Sedangkan Bidat menurut Yunani kuno mempunyai pengertian “memilih, perbedaan pendapat”; dikalangan filsafat kata ini mempunyai perngertian “aliran, golongan”. Dalam Kisah Para Rasul 5:17 dan 15:5 kata ini diterjemahkan dengan istilah “mazhab, golongan”.[2]

Dalam bahasa Inggris  terdapat dua istilah mengenai kata bidat, yaitu :
a)   HERESY yang berarti semacam pendapat, pandangan atau credo yang berlawanan dengan credo atau pengakuan gereja. HERETIC yang berarti, orang yang berpandangan salah terhadap doktrin yang akan membawa efek negative dan juga dapat memutar-balikan kebenaran.

b)   Cult yang berasal dari kata latin “CULTUS” mempunyai arti pemujaan, penyembahan dan ketaatan. Atau bisa juga disebut ajaran baru yang menyimpang dari ajaran ortodks, satu organisasi yang menyimpang dari kepercayaan, satu kepercayaan yang tidak konvensional, kepercayaan yang non-normatif, gerakan keagamaan baru.[3]

Ciri-Ciri Bidat

Pada umumnya cirri-ciri bidat adalah sebagai berikut :
a)   Mengemukakan kebenaran baru
b)   Mengemukakan penafsiran baru
c)    Mengemukakan sumber otoritas yang non Alkitabiah
d)   Mengemukakan Yesus yang lain
e)   Mengemukakan doktrin yang berlawanan dengan keyakinan Kristen ortodoks
f)     Mengemukakan kepalsuan
g)    Mengkultuskan pimpinan bidat[4]

Disamping itu, penulis juga menemukan ciri-ciri bidat yang lain, dilihat dari Alkitab dalam kitab Wahyu 22:18, yang berarti apabila kita menambahkan sesuatu dalam firman Tuhan, malapetaka akan datang padanya karena tidak ada yang boleh menambahkan atau mengurangi isi Alkitab. Tetapi pada kenyataannya masih ada sekumpulan orang yang menambahkan atau bahkan mengurangi isi dari Alkitab yang sudah dikanonisasikan.

Ciri-ciri bidat yang menambahkan dan mengurangi isi Alkitab, yaitu :
1. Injil Plus; artinya, memiliki Kitab Suci yang sama, tetapi ditambah dengan kitab-kitab lain yang memiliki kuasa atau otoritas yang sama dengan Alkitab. Contohnya : Mormon dengan ajaran Joseph Smith, demikian juga dengan aliran saksi Jehova dengan Watch Towernya. Pengajar-pengajar saksi Jehovah tersebut memang membawa Alkitab juga ke rumah-rumah yang didatanginya. Namun, kemudian, mereka akan mempengaruhi jemaat dengan segala tipuan licik mereka yang mereka tuliskan pada majalah tersebut di atas.

2. Injil Minus, artinya ,memiliki Kitab Suci yang sama tetapi sebagian dari Alkitab tersebut dikeluarkan karena tidak sesuai dengan ajaran yang mereka anut. Contohnya : Marcionisme yang mengeluarkan kitab2 yang berbau Yahudi seperti Injil Matius. 
Bidat Kristen Dari Masa Ke Masa

Melalui sejarah, dengan jelas terlihat bahwa Gereja selalu menghadapi ancaman musuh dari dua arah. Arah yang pertama adalah dari luar dan yang kedua adalah dari dalam. Ancaman musuh dari luar berbentuk nyata, seperti penganiayaan, pembunuhan, penghancuran dan lain-lain terhadap orang Kristen dan Gereja. Ancaman musuh dari dalam adalah ancaman yang sulit diduga, karena ia bagaikan musuh dari dalam selimut yang tanpa disadari akan membawa efek yang fatal bagi iman kepercayaan umat Kristen.

Ancaman dari dalam ini berbentuk ajaran-ajaran (doktrin) yang menyesatkan atau bidat-bidat yang mau menyelewengkan ajaran murni Alkitab. Bahaya ajaran-ajaran sesat ini bukan timbul pada abad-abad belakangan ini, melainkan sudah ada sejak Gereja didirikan. Dengan kata lain, keberadaan bidat seusia dengan keberadaan Gereja. Bidat-bidat tersebut sudah ada sejak abad pertama sampai dengan sekarang. Yang Penulis bandingkan dalam makalah ini adalah agama Kristen dengan bidat Kristen masa kini. Tetapi tidak ada salahnya kita mengetahui contoh bidat Kristen dari masa ke masa yang diambil dalam buku Pdt. Paulus Daun M.Div., M.Th., Bidat Kristen dari Masa-Ke Masa.

Bidat abad pertama ; Nomianisme, Asceticisme, Anti Resurrection / Anti Antasianisme, Gnosticisme. Bidat abad II dan III ; Ebionisme/Ebionitisme, Marcionisme, Nazarenes, Gnosticisme, Montanisme, Novationisme. Bidat abad IV dan V ; Arianisme, Apollinarianisme, Nestorianisme, Eutychianisme, Pelagianisme. Bidat abad VI s/d XVII ; Monothyletisme, Catharinisme, Waldeness, Joachimisme, Libertinesisme, Socinusisme. Dan terakhir adalah bidat masa kini, yang beberapa dari bidat tersebut, penulis akan membandingkan atau berusaha untuk menemukan perbedaan antara Agama Kristen dengan Bidat Kristen. Bidat pada masa kini ; Campbellisme, Gerakan Mormon, Saksi Yehova, Christian Science, The Worldwide Church of God, Christian Unitisme, Liberalisme / Modernisme, Unification Church (Moonies), Children of God.


Perbedaan Agama Kristen Dengan Bidat Kristen

A.   Gerakan Mormon
Gerakan ini menyebut diri sebagai “Gereja orang –orang Kudus pada akhir zaman”. Gerakan ini didirikan oleh seorang Amerika yang bernama Joseph Smith pada tahun 1830. Joseph Smith dilahirkan pada tanggal 23 Desember 1805 di Sharon (Vermont A.S.). dilingkungan keluarga kaum tani yang miskin.[5]

Menurut pengakuan Josep Smith bahwa pada tahun 1823, dalam usia 18 tahun ia mendapat kunjungan dari malaikat yang bernama Moroni. Malaikat tersebut memberitahukannya bahwa pada tahun 420 sesudah Kristus di sebuah bukit dekat Manchester, suatu perkampungan  yang terletak didaerah New York, pernah ditanam lempengan-lempengan emas. Dan disuruh malaikat untuk lempengan emas tersebut tertulis huruf-huruf Mesir. Untuk menterjemahkan huruf-huruf tersebut, ia mendapat bantuan Urium Thummim”, sebuah batu yang dipinjam dari malaikat. Setelah menterjemahkan, malaikat mengambil lempengan-lempengan emas tersebut. karya terjemahan ini kemudian dijadikan kitab suci kaum Mormon.[6]

Kesaksian kehidupan moralnya tidak baik. Ia memegang pandangan poligami, dan mengajurkan para pengantunya untuk mengambil istri banyak. Ia sendiri mempunyai beberapa istri. Dia mengawini empat wanita sekaligus dan menyebut perkawinan ini sebagai “perkawinan rohani”. Setelah dia meninggal, Brigham Yong menggantikannya dan mempunyai pandangan yang sama. Brigham mempunyai 28 istri dan 56 anak. Jumlah istri yang masih hidup sewaktu ia meninggal adalah 17 orang. [7]

Pada tahun 1831, Gerakan Mormon mengumumkan pengajaran mereka dalam 13 (tiga belas) pasal kepercayaan, antara lain adalah :
a)   Allah. Allah adalah superman yang mempunyai badan dan dapat dilihat dan diraba. Allah adalah adam yang sudah disempurnakan. Orang-orang yang beriman setelah meninggal dunia akan sama seperti adam menjadi ilah dan ilah itu masing-masing mempunyai istri yang dikawini semasa di dunia.

b)   Kristus. Yesus adalah anak adam dan maria. Yesus di Kana menikah dengan Marta dan Mariam, sehingga dapat melihat keturunannya sebelum disalibkan (Yes.53:10). Allah lebih besar dari Kristus, Kristus lebih besar dari Roh Kudus yang menjadi pesuruhNya. Joseph Smith adalah keturunan dari Tuhan Yesus.

c)    Roh Kudus. Roh kudus itu semacam benda yang kekal keberadaannya yang dialurkan dari atas dan menyebar keberbagai tempat.

d)   Allah Tritunggal. Allah adalah satu pribadi, Yesus Kristus juga satu pribadi, demikian pula dengan Roh Kudus. Mereka mimiliki pribadi yang berbeda-beda. Mereka bukan Allah Tritunggal, melainkan tiga Allah.

e)   Dosa. Menurut orang-orang Mormon, Adam terpaksa berbuat dosa dengan makan buah pengetahuan baik dan jahat. Karena jika Adam tidak makan buah itu, maka ia tidak mungkin mengetahui hal yang baik dan jahat dan tidak mungkin pula ia mempunyai keturunan. Dengan demikian berarti bahwa ia tidak mentaati perintah Allah yang menghendaki manusia beranak-cucu untuk memenuhi bumi ini.

f)     Keselamatan. Menurut pendapat mereka, kematian Yesus tidak dapat menyelamatkan orang lain, melainkan hanya Adam. Keselamatan yang sesungguhnya hanya diperoleh melalui ketaatan pada peraturan-peraturan, sakramen-sakramen Mormon dan perbuatan baik.

g)    Gereja. mereka berpendapat bahwa gereja Mormon merupakan gereja satu-satunya yang sejati dan benar.

h)   Pernikahan. Mormon mengajarkan praktek poligami dan berpendapat bahwa hubungan suami-istri tidak terbatas hanya di dunia ini, melainkan juga sampai ke akhirat.[8]
i)     Akitab. Mereka mengajarkan bahwa ada tiga buku yang mempunyai otoritas yang sejajar dengan Alkitab, yaitu : Kitab Mormon, Doktrin Perjanjian, Mutiara yang bernilai.

j)    Penghakiman. Orang yang tidak termasuk dalam Gerakan Mormon akan diadili, demikian juga orang-orang yang menerima sakramen-sakramen dari Gereja lain.


 

Tanggapan

·         Penulis sangat tidak setuju dalam ajaran mormon yang sangat bertentangan dengan ajaran Agama Kristen yang sebenarnya. Mereka mengatakan bahwa Allah mereka dapat diraba dan orang yang meninggal akan sama seperti adam yaitu menjadi ilah. Kita percaya bahwa dalam Agama Kristen percaya pada Allah yang esa, dan tentunya sifat-sifat Allah itu sendiri antara lain tidak dapat dilihat, disentuh atau bahkan diraba. Karena Allah adalah pribadi yang berbentuk Roh, tentunya kita harus meyakini hal ini bahwa Roh tidak dapat diraba. Dalam kitab Kejadian 1:2 juga tertulis bahwa “Roh Allah melayang-melayang”, yang berarti bentuk dari Allah itu sendiri adalah Roh.

·         Bahkan pada saat meninggal mereka percaya bahwa mereka akan mendapatkan istri dari istri yang mereka nikahi dalam dunia. Tentu hal ini sangat bertentangan, karena pada saat kita meninggal, kita tidak lagi dalam tubuh jasmani tetapi berbentuk Roh, yang tentunya tidak dapat diraba. Bahkan berhubungan seks pun tidak akan bisa.

·         Yesus adalah anak dari Yusuf dan Maria (Matius 1), bukan dari hubungan adam dan maria. Dan memakai akal sehat pun tidak dapat kita telusuri, karena adam dan maria hidup di dua zaman yang berbeda. Bahkan dalam Alkitab pun, adam hidup dalam Perjanjian Lama, sedangkan Maria hidup dalam Perjanjian Baru. Dan itu sudah melewati beberapa ratus tahun lamanya. Jadi sangat tidak masuk akal apabila Yesus adalah hasil dari Adam dan Maria.

·         Allah yang kita sembah adalah esa tetapi juga Allah tritunggal, yang berarti kedudukan antara Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Anak adalah sama, tidak ada yang lebih besar, tidak ada yang lebih rendah. Hal ini yang paling sulit dimengerti bagi orang belum percaya, bahkan juga bagi orang yang percaya.  Begitu pula dengan Roh kudus. Roh kudus bukanlah benda, tetapi pribadi yang sama dengan Allah Bapa dan Allah Putra. Dan ini sangat berlawanan pada keyakinan Gerakan Mormon yang mengatakan bahwa mereka mempunyai tiga Allah.

·         Bagaiamanapun juga Adam tetap mempunyai pilihan dalam kitab Kejadian 3. Dia mempunyai pilihan untuk dapat memakan buah itu atau tidak, dan Allah hanya menguji ketaatan Adam dalam menaati perintah Allah. Tetapi pada akhirnya Adam sendiri yang tidak taat, dia menyimpang dari perintah Allah yang sudah ditetapkan sejak awal. Dan pada akhirnya Adam dan Hawa jatuh dalam dosa. Memang awalanya mereka digoda iblis, tetapi bagaimanapun juga Adam dan Hawa tetap mempunyai pilihannya sendiri untuk dapat memakan buah terlarang itu atau tidak.

·         Perbuatan baik tidak akan bisa menyelamatkan, karena apabila kita hidup dan ditimbang antara perbuatan baik dan jahat, tentunya perbuatan jahat kita yang lebih berat. Karena manusia tidak luput dari yang namanya perbuatan jahat, sehingga dalam sehari saja pasti manusia berbuat dosa. Baik dalam pikiran maupun dalam perbuatan, sehingga tidak masuk akal dengan berbuat baik, manusia dapat diselamatkan.

·         Apabila memang Yesus adalah manusia biasa, mungkin penulis juga setuju bahwa Yesus tidak bisa menyelamatkan seluruh umat manusia dari dosa yang sudah diperbuatnya. Tetapi Yesus itu adalah Allah sendiri, sehingga Ia juga mampu menyelamatkan seluruh umat manusia. Yesus adalah Allah, Yesus adalah Sang Pencipta (Yoh.1).

·         Agama Kristen sangat menentang poligami. Pada saat Allah menciptakan manusia dalam kitab Kejadian 1 dan 2, sangat jelas ide Allah tentang pernikahan yang diikat oleh satu orang pria dan satu orang wanita. Itulah sebabnya Allah menciptakan Adam dan Hawa. Dan Allah tidak menciptakan manusia yang lain. Sehingga memang sejak awal ide Allah tentang pernikahan bukan poligami maupun bukan polyandry. Bahkan dalam salah satu perintah Allah yang tertulis dalam Keluaran 20:17, mengatakan bahwa jangan menginginkan istri orang lain. Jelas disini, Allah ingin kita hanya mempunyai satu istri, atau satu suami.


B.   Saksi Yehova
Pemimpin bidat ini adalah seorang pedagang kain yang bernama Charles Tase Russel. Ia dilahirkan di kota Pittsburgh, Negara bagian Pennsylvania pada tahun 1852. Charles dibesarkan dalam keluarga Kristen yang mengasihi Tuhan. Ketika berusia belasan tahun, ia sering merasa takut dan risau mengenai doktrin neraka dan hukuman. Pertemuannya dengan seorang atheis yang tidak percaya adanya neraka, memberi ketenangan pada pikiran dan hatinya. Latar belakang ini, sebagai titik tolak penyangkalannya tentang neraka yang kemudian dituangkan dalam doktrin teologianya.[9]

Kehidupan pribadi Russel penuh dengan skandal yang berlawanan dengan ajaran-ajarannya sendiri. Ia pernah berhubungan dengan seorang wanita yang bernama Rose Ball sehingga mengakibatkan perceraian dengan istrinya. Ia pernah diajukan ke pengadilan karena menjual “Gandum Ajaib” dengan harga empat kali ganda dari harga pasaran. Selain itu masih banyak kasus yang melibatkan sehingga nama baikanya tercoreng.[10]

Pada tahun 1872, Russel mulai menyebarkan doktrin-doktrinnya. Pada mulanya, aliran ini belum mempunyai nama yang tetap, barulah kemudian pada tahun 1931 di bawah pimpinan J.F. Rutherford sebagai pengganti Russel, menetapkan nama Saksi Jehova dengan dasar Alkitab Yesaya 43:8. Perkembangan bida ini sangat mengejutkan. Dalam waktu sepuluh tahun, yaitu antara tahun 1942-1952, keanggotaan Saksi Jehova berlipat ganda di Amerika dan tujuh kali lipat di Eropa dan lima belas kali lipat di Amerika Selatan.[11]

Cara kerja saksi Jehova : Melalui Literatur, Melalui Kunjungan (door to door), Melalui Penjualan Buku.

Doktrin saksi Yehova :
a)   Allah. Allah Cuma satu saja. Pengajaran tentang Allah Tritunggal tidak boleh dipecayai. Ajaran Allah Tritunggal tidak terdapat dalam Alkitab dan ajaran Allah Tritunggal berasal dari setan.

b)   Yesus Kristus. Pribadi yang diciptakan. Pada mulanya Allah menciptakan dua malaikat yang mempunyai kuasa yang luar biasa. Malaikat itu adalah Michael dan Lucifer. Lucifer karena menentang Allah maka ia menjadi iblis, sedangkan Michael datang ditengah-tengah manusia menjadi Yesus Kristus. Di dalam New World Translation Of The Holy Scriptures, Yohanes 1:1b diterjemahkan “The Word was a god”. Sebenarnya terjemahkan yang tepat adalah “The Word was God”. Mereka menterjemahkan kata Allah (God) dengan huruf kecil (god) disebabkan mereka tidak mengakui Yesus Kristus adalah Allah.

c)    Roh Kudus. Roh kudus bukan oknum yang hidup. Roh kudus hanya satu kekuatan dari Allah yang mahakuasa, kekautan yang aktif dan yang tidak kelihatan dan yang menggerakan orang-orang percaya untuk mengerjakan dan melaksanakan kehendakNya.

d)   Keselamatan. Dalam Yesus Kristus tidak ada keselamatan.di dalam kerajaan seribu tahun ini, membuka kesempatan untuk memperoleh hidup yang kekal. Kematian Yesus di kayu salib tidak dapat menebus dosa umat manusia,melainkan hanya menebus dosa Adam saja. Karena tidak mungkin satu jiwa yang dikorbankan dapat menebus seluruh umat manusia.

e)   Kedatangan Yesus. Mereka mengatakan kedatangan Tuhan Yesus yang keduaklinya dapat diketahui dengan cara menghitung. Sebab itu mereka meramalkan bahwa dunia akan kiamat pada tahun 1874, tapi sampai saatnya hal itu tidak terjadi. Kemudian mereka mengubahnya menjadi tahun 1914, 1918, 1920, 1925, 1972 dan yang terakhir adalah tahun 1999.[12]


 

Tanggapan

·         Banyak anggota gereja di Indonesia yang bertanya: siapakah saksi Yehova itu? Pertanyaan ini ada karena banyak orang Kristen di Indonesia yang pernah berjumpa serta berdialog dengan mereka. Saksi Yehova dikenal dengan kegiatan mereka yang sering menyebarkan doktrin-doktrin aliran mereka itu.

·         Dilihat dari luar, Organisasi saksi Yehova sepertinya dapat diartikan sebagai salah satu aliran Kristen. Mereka membaca Alkitab dan menghormati Yesus Kristus. Akan tetapi apabila diselidiki lebih lanjut, gerakan tersebut lebih tepat disebut sebagai suatu bidat dalam agama Kristen. Mereka tidak menerima Jesus sebagai penjelmaan Tuhan Allah, menolak paham Trinitas/Tritunggal, serta banyak lagi ajaran saksi Yehova yang secara umum ditolak oleh umat Kristen (termasuk umat Katolik).

·         Bidat saksi Yehova tidak bisa dianggap remeh. Diantara semua bidat yang berlatar belakang kristen di seluruh dunia, saksi Yehova inilah salah satunya yang paling cepat bertumbuh besar. Apakah yang menyebabkan saksi Yehova bertumbuh pesat? Ada beberapa sebabnya.
1.    Saksi Yehova tidak membedakan antara kaum pendeta dengan kaum awam. Tiap anggota dilatih menjadi penyebar ajaran mereka.
2.    Saksi Yehova mengaku sebagai pelajar Firman Allah. Maka itu, banyak orang berlatar belakang kristen (juga yang berlatar belakang agama lain) tertarik untuk mempelajari kitab suci.
3.    Ada beberapa ajaran saksi Yehova yang menarik perhatian orang. Misalnya saksi Yehova menolak ke-Ilahian Jesus, menolak paham Trinitas/Tritunggal. Orang yang berlatar belakang Islam, atau orang yang menganggap paham Trinitas terlalu rumit untuk diterima, mungkin akan menyambut baik ajaran saksi Yehova .
4.    Penganut saksi Yehova diberikan indoktrinasi, atau suatu rentetan pengajaran dan pelatihan, yang cukup meyakinkan. Sehingga mereka menjadi pribadi-pribadi yang kuat akan keyakinannya itu. Oleh karena itu, ada sebagian orang kristen yang menolak untuk bersaksi kepada saksi Yehovah. Bahkan ada dikalangan penginjil dan pendeta yang menolak untuk menginjili mereka. Sayangnya, justru sikap demikian yang membantu pertumbuhan bidat yang menyesatkan ini.

·         Ajaran Tritunggal memang tidak ada dalam Alkitab. Karena kata Tritunggal sendiri juga tidak tertulis dalam Alkitab. Tetapi dalam Yohanes 1:1-2 jelas dikatakan bahwa pada mulanya Firman itu bersama-sama dengan Allah, yang berarti Firman (Yesus) itu adalah Allah sendiri. Yesus bukan diciptakan, tetapi Yesus adalah Allah sendiri yaitu Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh kudus yang esa.

·         Sama seperti mormon, mereka tidak percaya bahwa Yesus dapat menyelamatkan seluruh umat manusia dari dosa. Penulis sudah menjabarkan hal ini dalam tanggapan Gerakan Mormon.

·         Saksi Yehova sering menafsirkan kedatangan Tuhan yang kedua kali, dengan cara menghitungnya. Tetapi sampai sekarang hal itu tidak dapat dibenarkan, karena sampai sekarang tidak terbukti, tahun-tahun yang sudah mereka tetapkan tidak terjadi sesuai ramalam mereka sendiri. Karena memang hanya Allah sendirilah yang mengetahui kapan waktuNya untuk datang kembali ke dalam dunia.



C.   Children Of God
Pada tahun 80an, secara mendadak nama Children of God (C.O.G.) mencuat menjadi topic pemberitaan surat kabar, maupun majalah di Indonesia. Tetapi pada akhirnya Jaksa Agung Republik Indonesia turun tangan dengan Surat Keputusan tertanggal 12 Maret 1984, nomor 058/J.A./3/1984 melarang beredarnya barang-barang cetakan C.O.G. Demikian pula Dirjen Bima Kristen Protestan dalam Surat Edaran tertanggal 13 Maret 1984, nomor F/26930/84, menghimbau pimpinan gereja untuk meningkatkan pembinaan warga jemaatnya, sehubungan dengan adanya aktifitas C.O.G. ini. Children Of God mengganti nama menjadi Family Of Love dan terakhir menjadi The Family International.[13]

Pendirinya bernama David Brant berg yang dilahirkan pada tanggal 18 Februari 1919 di Melrose, Oakland, California. Cara kerja Children of God : Melalui seks, Melalui literatur, Musik Group, Drama, Slide dan Video “panas”, Kursus Bahasa. Pengikutnya diharuskan bekerja keras dan menyerahkan kekayaan, melaporkan kegiatan seks, mendidik anak-anaknya dengan membiasakan sejak kecil untuk bertelanjang bulat dan bercampur baur, melakukan hubungan seks bebas.[14]

Mereka tidak percaya Allah tritunggal, tetapi mereka menganggap Allah yang dipercayai adalah Allah yang seksy (seksy God). Mereka menganggap melakukan tindak amoral tersebut sebagai tindakan yang mulia dan sesuai dengan amanat Allah. Yesus menurut mereka adalah hasil dari hubungan seks antara Allah dan Maria. Bahkan Yesus juga berhubungan seks dengan banyak wanita pada saat di dunia. Roh kudus bukan satu diantara Allah Tritunggal, melainkan obat kuat dalam hubungan cinta dan seks.[15]

Mereka menyamakan kebenaran keselamatan di atas kayu salib dengan hubungan seks. Keselamatan menurut mereka adalah kebebasan dari kutuk pakaian dan rasa malu bertelanjang. Dengan melampiaskan nafsu seks untuk mencapai penyerahan roh yang total kepada Allah. Menurut mereka kedatangan Tuhan Yesus untuk keduakalinya sudah dekat. Berg sendiri dalam suratnya mengatakan bahwa kedatangan Yesus yang keduakalinya akan terjadi pada tahun 1993. [16]

 

Tanggapan

·         Dalam Matius 5:27-28, mengatakan setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Ayat ini sudah sangat jelas menjabarkan apa yang disebut berzinah. Jelas bahwa hanya dengan memikirkan dan mengingini saja sudah berzinah, apalagi melakukan bahkan mengagung-agungkan perzinahan seperti yang diajarkan Children Of God ini.

·         Tindakan amoral ini tidak dapat diterima oleh agama apapun, jadi jelas bahwa bidat ini adalah sesat. Tetapi kita dapat melihatnya bahwa ternyata masih banyak saja pengikutnya, karena ajarannya yang sangat menggiurkan dan membuat anak remaja dan anak muda tergoda untuk ikut bidat ini.

·         Bahkan mereka menyebut Allah sebagai “Seksy God”, ini adalah suatu penghinaan besar bagi Agama Kristen. Karena mereka menyamakan Allah dengan Free Seks. Pada dasarnya Allah memberikan keinginan untuk berhubungan seks kepada manusia adalah untuk sesuatu hal yang suci dan kudus yang hanya dapat dilakukan bagi sepasang suami istri. Tetapi seringkali manusia jatuh dalam hal ini, karena mereka tidak dapat menunggu sesuatu yang “indah”. Sesuatu yang indah dapat dinikmati keindahannya, apabila kita sabar menunggu waktunya (Pengkhotbah 3:11).

Kesimpulan

Seringkali anggota jemaat bingung dan ragu dalam menyikapi hadirnya bidat atau aliran yang mengarah kepada bidat di Indonesia. Bahkan ada semacam pengertian bahwa setiap kelompok adalah benar, karena itu adalah salah dan berdosa bila meragukan atau menentang aliran tersebut.

Padahal, kita dapat menyaksikan bahwa rasul-rasul seperti Paulus dan Yohanes memberikan sikap yang sangat jelas dan tegas terhadap segala penyelewengan dan penyimpangan ajaran yang benar. Itulah sebabnya kita dapat membaca tulisan mereka serta tulisan dari Bapak-bapak Gereja cukup banyak berisi peringatan terhadap ajaran - ajaran bidat ini. Sebagai contoh adalah Ignatius yang menganggap pengajar - pengajar sesat ini sebagai pemabuk dan beruang ganas (Ef.7:1). Sedangkan Ireneus menulis "Against Heresies" untuk melawan berbagai pengajaran Gnostik di abad kedua. Karena itu, Ireneus memperingatkan orang2 Kristen untuk menghindari setiap pengajaran yang tidak murni dan menyesatkan.

Penulis menjabarkan hanya tiga bidat saja, dari sekian banyaknya bidat yang bermunculan. Bagaimanapun juga Agama Kristen dan Bidat Kristen sangat berlawanan, karena ajaran bidat Kristen pada dasarnya mengambil doktrin Agama Kristen dan mereka mengkombinasikan ajaran tersebut sesuai dengan keinginannya dalam membuat suatu ajaran baru. Hal ini harus dicegah oleh pemimpin Gereja, supaya jemaatnya tidak terperosok oleh godaan yang menggiurkan dari bidat-bidat tersebut. Maka di sini terlihat peran pemimpin Gereja, seperti Penilik untuk memelihara jemaat masing-masing. Hal ini sebenarnya sudah terlihat dari tulisan rasul Paulus di mana Paulus misalnya mengirim Timotius untuk menggembalakan jemaat di Efesus.

Disamping itu, sebagai jemaat, kita juga harus memperlengkapi diri dengan pengetahuan-pengetahuan, sehingga dapat membedakan ajaran Kristen yang benar dengan ajaran bidat Kristen.

Tuhan Yesus memberkati.


[1] Pdt. Paulus Daun M.Div., M.Th., Bidat Kristen dari Masa-Ke Masa, hal.6
[2] Ibid, hal.7
[3] Ibid, hal.8
[4] Ibid, hal. 12-18
[5] Ibid, hal.61
[6] Ibid, hal.61
[7] Ibid, hal.62
[8] Ibid, hal.63-66
[9] Ibid, hal.66
[10] Ibid, hal.67
[11] Ibid, hal.68
[12] Ibid, hal.68-70
[13] Ibid, hal.92
[14] Ibid, hal.94-95
[15] Ibid, hal.96
[16] Ibid, hal.97

No comments: